Helvry Sinaga
kemarin saya mengalami hal serupa juga. Ketika saya melihat indikator bensin di sepeda motor sudah pada bar 1, saya memutuskan untuk mengisi bensin. Akhir-akhir ini, jarak tempuh saya makin jauh saja. Jadi, mengisi bensin yang cuma 3 liter lebih sedikit pada sepeda motor saya agak lebih sering frekuensinya.

Pilihannya pada saat itu adalah beli pertamax atau tinggalkan lokasi SPBU. Saya tidak mau berpikir panjang lagi untuk mencari dimana lagi SPBU terdekat. Saya mengisi Pertamax sebanyak 10.ooo rupiah. Ternyata memang beda pakai pertamax. Saya merasa tarikan mesinnya lebih mulus. Tapi dipikir-pikir, mahal juga. Untuk Premium seliternya sebesar Rp4.500, sedangkan Pertamax seliternya Rp6.700. Saya mengisi sekitar 5 liter seminggu. Tinggal dihitung saja berapa selisihnya. Kadang saya berpikir kenapa transportasi di Jakarta ini mahal sekali? Jika naik kereta atau transportasi massal yang lain, kok nggak nyaman dan aman? pertanyaan besar yang pastinya sudah diketahui oleh pemerintah negeri ini, tapi kok nggak jalan-jalan sih? seperti kemuakan pada pelayanan publik sudah mulai akut parah.

tapi tanggung jawab kita sebagai penghuni bumi juga harus dilakukan. Paling tidak menghemat energi yang tersedia ini supaya ada warisan bagi penghuni bumi selanjutnya. mari berhemat.
Helvry Sinaga
saya suka dengan ekspresi bapak dan anak dalam foto ini. Fotografer profesional tentunya mahir mengabadikan momen-momen tertentu dalam bingkai kamera dan menyajikannya pada pembaca.

Mungkin kedua adik ini masih beruntung. Berpisah dengan orangtua dhi. bapak tidak lebih dari setahun (258 hari). Ibu saya pernah bercerita bahwa adik saya, sempat tidak mengenali Bapak, karena sekolahnya setahun, dan pada saat itu adik saya ditinggal masih baru-baru lahir. Yeah..berbahagialah bagi mereka yang masih dapat berkumpul.
Helvry Sinaga
iseng-iseng dengan kamera keren tapi murah.
Lokasi: Mr. Locus, Slipi Jaya Plaza.

Helvry Sinaga

mainan baru sekarang ada di pesawat Garuda. Perjalanan saya ke Yogyakarta beberapa minggu lalu menggunakan Garuda. Dengan adanya display di depan penumpang, maka tidak perlu lagi melihat pramugari yang memeragakan standar keselamatan.
Berbagai menu yang bisa kita saksikan, ada cuplikan film, ada cuplikan lagu, ada info travel. Di sandaran bangku depan, tersedia earphone yang bisa kita pasangkan ke kursi kita. Yang menyebalkan adalah, jika ada announcement dari awak kokpit, maka displaynya akan freeze. Selain itu, 20 menit menjelang landing, display ini juga akan mati. Bayangkan saja perjalanan Jakarta-Jogja hanya 45 menit, terpotong 20 menit sebelum landing, dan berbagai interupsi dari awak kokpit akan membuat fasilitas Garuda ini tidak dapat saya nikmati.

Anyway fasilitas ini cukuplah bagus, setidaknya tidak membuat penumpang bosan dalam perjalanan yang jauh misalnya ke Medan (2 jam) ke Ambon (3 jam). Jika belum pernah, naiklah Garuda, mahal sih..saya hanya beruntung karena dibayarin oleh kantor.

Pulang dulu aah..
Helvry Sinaga
Hari ini terasa cepat sekali, karenaseisi ruangan sedang sibuk-sibuk pindah ruangan. Meja yang akan aku tempati terasa lebuh kecil. Bentuknya seperti huruf L. tetapi kapasitas penyimpanannya sangat kecil. Aku tidak tahu kemana akan "menyembunyukan" buku-buku yang tidak relevan nanti. Tapi yang paling aku senangkan adalah suasana baru yang akan aku alami. Posisi baruku di pojok. Cukup strategis juga buat menyembunyikan diri jika suatu saat aku akan mengantuk. Di bawah mejaku juga nanti telah tersedia kabel LAN buat online.

Mungkin yang tidak menyenangkan adalah adanya partisi di depan mejaku, pandangan luasku tidak akan leluasa lagi menyapu seisi ruangan. Ya sudahlah...nantikan bagaimana di tempat baru nanti.

Helvry Sinaga
yang terhormat, para masyarakat pembaca di mana pun Anda berada, berikut kami umumkan daftar longlist judul buku dan nama penulis, serta perancang sampul yang terpilih dalam penjurian Anugerah Pembaca Indonesia 2010 dalam urutan acak.

Kategori Fiksi:
1. Perahu Kertas, karya Dee, 2009
2. Negeri Lima Menara, karya Ahmad Fuadi, 2009
3. Negeri Van Oranje, karya Wahyuningrat, et al, 2009
4. Love, Hate & Hocus-Pocus, karya Karla M Nashar, 2009
5. Padang Bulan dan Cinta dalam Gelas, karya Andrea Hirata, 2010
6. Tea for Two, karya Clara Ng, 2009
7. Refrain, karya Winna Efendi, 2009
8. 9 Dari Nadira (kumcer), karya Leila S. Chudori, 2009
9. Galaksi Kinanthi, karya Tasaro, 2009
10. Tanah Tabu, karya Anindita S. Thayf, 2009

Kategori Non-fiksi:
1. The Naked Traveler 2, karya Trinity, 2010
2. The O Project, karya Firliana Purwanti, 2010
3. Wirausaha Mandiri, karya Rhenald Kasali, 2010
4. Dilarang Gondrong, karya Aria Wiratma, 2010
5. Membongkar Gurita Cikeas, karya George Junus Aditjondro, 2009
6. Sintong Panjaitan, karya Hendro Subroto, 2009
7. Long Distance Love, karya Imazahra, 2009
8. 30 Hari Jadi Murid Anakku, karya Mel, 2009
9. Tales from The Road, karya Matatita, 2009
10. I Can(not) Hear, karya Feby Indirani, 2009

Kategori Puisi:
1. 100 Puisi Indonesia Terbaik 2008, karya Anugerah Sastra Pena Kencana, 2008
2. Kekasihku, karya Joko Pinurbo, 2010
3. Jantung Lebah Madu, karya Nirwan Dewanto, 2008
4. Perasaan-perasaan yang Menyusun Sendiri Petualangannya, karya Gunawan Maryanto, 2008
5. Aku Hendak Pindah Rumah, karya M Aan Mansyur, 2008
6. Teman-temanku dari Atap Bahasa, karya Afrizal Malna, 2008
7. Kolam, karya Sapardi Djoko Damono, 2009
8. Dialah Ini dan Itu, karya Gieb, 2010
9. Sepasang Sepatu Sendiri Dalam Hujan, karya Maulana Achmad, et al, 2008
10. Ruang Lengang: Kumpulan Puisi, karya Epri Tsaqib, 2008

Kategori Komik Indonesia:
1. Benny & Mice: Lost in Bali 2 karya Benny Rachmadi, Muhammad Misrad, 2009
2. Duo Hippo Dinamis, karya Trinity, Erastiany, Sheila Rooswita, 2010
3. Dari Presiden Ke Presiden, Buku 1: Tingkah Polah Elit Politik karya Benny Rachmadi, 2009
4. Married with Brondong karya Mira Rahman, Vbi Djenggotten, 2010
5. Cerita Si Lala karya Sheila Rooswita Putri, 2009
6. Pamali: Segerombolan Komik tentang mitos dan pantangan karya Norvan Pecandupagi, 2009
7. Dari Presiden Ke Presiden, Buku 2: Karut Marut Ekonomi karya Benny Rachmadi, 2009
8. Kumpulan Cergam Kampungan: Romansa karya Arif Yuntoro, et al, 2010
9. Kumpulan Komik Strip: Lotif Versi Pasbook karya Beng Rahardian, 2009
10. Antologi Tujuh karya Alfie Zachkyelle, et al, 2009

Kategori Perancang Sampul:


Sampul Buku Fiksi
1. Perahu Kertas
2. Negeri Lima Menara
3. Negeri Van Oranje
4. Love, Hate & Hocus-Pocus
5. Padang Bulan dan Cinta dalam Gelas
6. Tea for Two
7. Refrain
8. 9 Dari Nadira
9. Galaksi Kinanthi
10. Tanah Tabu


Sampul Buku Non-Fiksi
1. The Naked Traveler 2
2. The O Project
3. Wirausaha Mandiri
4. Dilarang Gondrong
5. Membongkar Gurita Cikeas
6. Sintong Panjaitan
7. Long Distance Love
8. 30 Hari Jadi Murid Anakku
9. Tales from The Road
10. I Can(not) Hear


Sampul Buku Puisi

1. 100 Puisi Indonesia Terbaik 2008
2. Kekasihku
3. Jantung Lebah Madu
4. Perasaan-perasaan yang Menyusun Sendiri Petualangannya
5. Aku Hendak Pindah Rumah
6. Teman-temanku dari Atap Bahasa
7. Kolam
8. Dialah Ini dan Itu
9. Sepasang Sepatu Sendiri Dalam Hujan
10. Ruang Lengang: Kumpulan Puisi


Sampul Buku Komik

1. Benny & Mice: Lost in Bali 2
2. Duo Hippo Dinamis
3. Dari Presiden Ke Presiden, Buku 1: Tingkah Polah Elit Politik
4. Married with Brondong
5. Cerita Si Lala
6. Pamali: Segerombolan Komik tentang mitos dan pantangan
7. Dari Presiden Ke Presiden, Buku 2: Karut Marut Ekonomi
8. Kumpulan Cergam Kampungan: Romansa
9. Kumpulan Komik Strip: Lotif Versi Pasbook
10. Antologi Tujuh

Ikuti polling yang diadakan oleh panitia Anugerah Pembaca Indonesia untuk menentukan siapa pemenang buku terfavorit, penulis terfavorit, dan perancang sampul terfavorit berdasarkan jumlah terbanyak.

Taut Polling Anugerah Pembaca Indonesia 2010: http://wp.me/p17hi4-1L
Polling akan dibuka dari tanggal 3 – 30 November 2010.

Jakarta, 1 November 2010
Panitia Anugerah Pembaca Indonesia 2010
Festival Pembaca Indonesia/Indonesia Readers Festival
Helvry Sinaga
Dalam rangkaian acara Festival Pembaca Indonesia 2010, Goodreads Indonesia menyelenggarakan lomba seru banget untuk anak-anak yang datang…




Lomba MEWARNAI:

Sesi I
Pukul: 12.00-13.00 WIB
Kategori: TK (4-5) tahun
Peserta: 20 orang
Sesi II
Pukul: 15.00-16.00 WIB
Kategori: SD kelas 1 & 2 (6-7) tahun
Peserta: 20 orang
Ketentuan:
Peserta diharapkan membawa peralatan mewarnai dan meja gambar sendiri.
Panitia hanya akan menyediakan kertas mewarnai.





Lomba STORY RETELLING:
Pukul: 13.00-14.00 WIB
Usia: 8-11 tahun
Peserta: 15 orang
Ketentuan:
- Setiap peserta akan diberi waktu 5 menit untuk menceritakan kembali buku yang dipilihnya. Peserta yang bercerita lebih dari 5 menit akan didiskualifikasi.
- Buku yang diceritakan kembali dipilih sendiri oleh peserta dari stand pojok anak yang dapat dibaca sebelum lomba dimulai.
- Penghitungan waktu dimulai dari kata pertama diucapkan.
- Peserta akan diberitahu sisa waktu yang ada (1 menit) pada menit ke-4

Ada hadiahnya lho… Akan ada 3 pemenang untuk lomba mewarnai sesi 1, 3 pemenang untuk lomba mewarnai sesi 2, dan 3 pemenang untuk lomba story retelling.

Pendaftaran: GRATIS

Semua hanya ada di stand Pojok Anak Festival Pembaca Indonesia:
Minggu, 5 Desember 2010, mulai jam 11-selesai
Plaza Area Komplek GOR Soemantri Brojonegoro
Pasar Festival – Kuningan Jakarta

Mau ikutan? Tinggal daftar saja ke panitia pada hari H.
Untuk info, hubungi Rhe 0819 3119 8983
Helvry Sinaga

Kepingin ikut acara ini. kenapa? karena saya pingin bisa menulis. Dan sampai sekarang saya belum pernah mengikuti workshop atau pelatihan mengenai kepenulisan. Selama ini hanya menulis tanpa tahu bagaimana ilmunya.
Ada banyak memang tip dan kiat menulis bila kita mencari di google, namun saya merasa saya harus punya genre menulis, supaya saya bisa lebih berfokus.
Acaranya masih minggu depan, sengaja saya umbar-umbarkan biar saya tetap semangat, soalnya takut semangat saya malah kendor.
Tetap semangat.

Apa itu Festival Penulis dan Pembaca Kristiani? berikut dari blognya. Sebuah festival yang menjadi ajang pertemuan berbagai pihak yang terkait dalam dunia pelayanan literatur.
Festival ini akan digelar pada Jumat – Minggu, 26-28 November 2010, di Jakarta
Tujuan:
1. Menghimpun para penulis dan jurnalis
2. Merumuskan platform pelayanan literature, yaitu memperjelas dan meningkatkan peran penulis Kristen; meningkatkan teknik dan keterampilan menulis; menggairahkan daya baca tulis; menjadi wadah mempertemukan penerbit, membuka jalur komunikasi para pihak yang terkait dalam pelayanan literature
3. Menumbuhkan kepedulian jemaat terhadap pelayanan literature
Helvry Sinaga
tidak ada yang istimewa dengan foto ini. Ini adalah gambar para pemimpin kerjasama perdagangan asia pasifik.
Yang membuat berbeda adalah rentang jauh foto dari orang paling kiri sampai orang paling kanan. Ada 22 orang yang bisa dipotret dalam satu bingkai. bearti panjang banget tuuuh. makin naksir aja punya wide lens. Hehehe




Helvry Sinaga
Dear pembaca, berikut ini adalah surat yang ditulis oleh teman seruangan saya. Kampung halamannya di Magelang. Seperti yang kita ketahui, bahwa meletusnya Merapi ikut melumpuhkan perekonomian masyarakat di sana. Selepas redanya Merapi, masalah baru muncul, yakni hilangnya sumber-sumber yang mendukung perekonomian keluarga mereka. Silahkan bagi yang berkeinginan membantu, bisa menghubungi beliau di bawah ini. Trimakasih.





YTH.
BAPAK/IBU, SAUDARA/I
DAN SAHABAT-SAHABAT

Assalam muallaikum dan salam damai,
Seperti kita ketahui bersama, bencana meletusnya gunung merapi telah terjadi hampir 3 minggu, dan masih belum pasti kapan akan berakhir.
Dari zona rawan bahaya 5 km kini telah diperluas jadi 20 km.
Kebetulan, kampung kelahiranku yang terletak di Desa Jumoyo, Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang, dan berjarak sekitar 17 km dari Merapi tak luput bencana.

Keluarga, saudara, dan tetangga di kampungku juga telah 10 hari ini harus tinggal di pengungsian, karena ancaman lahar panas dan lahar dingin, serta abu vulkanik yang sangat tebal.
Meskipun masih beruntung karena tidak ada korban jiwa di kampungku, namun banyak rumah yang rusak tertimpa pohon tumbang, dan kebun salak hampir seluruhnya ambruk, serta pohon kelapa yang rusak/ambruk karena beratnya abu panas vulkanik. Padahal kebun salak dan pohon kelapa adalah sumber penghasilan utama warga (pohon kelapa diambil getahnya atau "dideres" untuk membuat gula merah). Dengan demikian banyak warga telah kehilangan pekerjaan, yang entah sampai kapan pohon-pohon tersebut bisa pulih dan bisa memberi rezeki kembali kepada warga.

Sampai dengan saat ini, menurut info dari saudara2 yang di pengungsian, memang untuk kebutuhan pangan di pengungsian telah tercukupi, meski dengan segala keterbatasan untuk air bersih dan listrik (telah 12 hari listrik di kecamatanku dan beberapa kecamatan lain di magelang mati).
Namun, yang membuat mereka makin sedih adalah hilangnya mata pencaharian, sejak dipengungsian mereka tidak bisa bekerja, dan otomatis mereka tidak bisa memperoleh penghasilan untuk mencukupi kebutuhan yang lain. Apalagi sampai saat ini juga belum jelas kapan merapi berhenti bergemuruh dan mengeluarkan awan panas dan abu.

Yang lebih memprihatinkan (bagiku), suatu saat nanti setelah kembali dari pengungsian, mereka harus makan apa dan mencukupi kebutuhan dengan apa, mengingat kebun dan pohon kelapa yang selama ini menjadi sumber penghasilan telah ambruk dan rusak. Entah harus menunggu berapa bulan kebun dan pohon itu bisa pulih kembali. Belum lagi mereka harus membersihkan rumah yang penuh abu dan memperbaiki yang rusak.

Untuk itu, melalui email ini, saya memohon kepada Bapak/Ibu, Saudara/i, dan Sahabat sekalian, kiranya berkenan untuk dapat membagi rezeki dan menyumbangkan kepada korban merapi, khususnya untuk saudara dan tetangga saya di kampung. Apabila Bapak/Ibu, Saudara/i, dan Sahabat berkenan dan percaya menyumbangkan melalui saya, mohon ditransfer melalui:
BNI Cabang Senayan : a.n. Sri Lestari No. 009-180-7529
Mohon apabila telah mentransfer, dapat memberitahukan kepada saya melalui SMS ke 081380807000 (nama dan jumlah), supaya memudahkan untuk administrasi dan pertanggungjawaban saya.

Bagi yang ingin menyumbangkan dalam bentuk lain (barang), silakan menghubungi saya.
Berapapun sumbangan ANDA, sangat berarti bagi yang membutuhkan.

TERIMA KASIH, SEMOGA SEGALA AMAL DAN IBADAH ANDA DITERIMA OLEH TUHAN YANG MAHA KUASA. AMIN, AMIN, AMIN.

HORMAT DAN SALAM SAYA
-- TARI ---
Helvry Sinaga

Minggu ini semua perhatian menuju ke Gunung Merapi. Seputaran Jawa Tengah dan Yogyakarta bersiap-siap untuk keadaan yang paling buruk. Bantuan dan solidaritas segera meluncur dari seluruh negeri. Minggu lalu saya dari sana, dan apa yang saya lihat itu sungguh membuat hati menangis. Bagaimana tidak, di sebuah SD berkumpul puluhan keluarga yang harus keluar dari kampungnya, untuk menghindari amukan si Merapi. Namun apa daya, walau dengan peringatan dini yang sudah diserukan oleh Pos Pengamatan Vulkanologi, tetap saja jatuh korban.

Saatnya bertindak, apapun itu..bertindaklah..tidak bisa tenaga, bantulah dengan uang dan materi, tidak bisa keduanya, berdoalah. Semoga Tuhan menghapus air mata mereka dengan sukacita.

Lakukanlah sesuatu..






Helvry Sinaga
Seperti gawean tahunan, orang-orang akan mudik pada saat lebaranl, berkumpul bersama dengan keluarga. Mudik semacam ritual khusus bagi setiap orang yang masih punya keterikatan dengan keluarga dan kampung halaman. Dari saya kecil dulu, di setiap stasiun televisi, pasti menyajikan bagaimana kondisi lallu lintas di berbagai terminal, bandara, maupun pelabuhan. Sejak dulu saya sudah dengar stasiun gambir, pelabuhan merak, dan cikampek. Sehingga suatu saat saya pernah melewati tempat-tempat tersebut serasa merasa pemudik.

Permasalahan klasik yang terus muncul setiap tahun adalah, lonjakan penumpang, praktik percaloan, kemacetan, kecelakaan. Saya bingung dengan manajemen transportasi negara ini. Mengapa tidak pernah semakin baik. Hampir dipastikan, tidak ada tahun yang terlewat tanpa korban jiwa. Apakah dengan fenomena mudik menunjukkan ketidakmerataan ekonomi dimana banyak orang merantau untuk mencari penghidupan yg lebih baik di kota besar? Sampai sekarang saya masih belum paham. Semoga pesta mudik tahun ini lebih baik dari tahun sebelumnya. Hati-hati bagi yang berpergian ke kampung halaman, semoga selamat dan sehat. Amin
Helvry Sinaga

cukup kaget ketika membaca salah satu blog seseorang yang menceritakan bahwa ia sangat diuntungkan dengan bersekolah di luar negeri. Buku-buku murah, banyak tempat-tempat yang tersedia untuk berburu buku murah. Selain itu, ia memiliki koleksi ebook yang cukup besar, yaitu kira-kira sebesar 350 Gb. Kadang kala aku merasa iri dengan orang-orang yang bersekolah dulu di kota besar. Di kota kecil kami, sulit mencari buku, apalagi buku murah. Yah bagaimana pun harus disyukuri, syukurlah sekarang tersedia internet yang merupakan perpustakaan yang maha luas. Satu hal penting lain, belajar tidak ada mengenal batas usia, dan tidak ada ukuran bagi kita untuk terus merasa cukup atas ilmu yang kita miliki. Belajarlah darimana saja.
Helvry Sinaga
senjaMu tak menyurutkan peluhku
hidup senantiasa berjuang
kuatkan aku ya Tuhan
Helvry Sinaga
Seorang teman, Renaldy Silaen, menawarkanku untuk menonton acara ini. Siapakah kelompokpaduan suara ini? Inilah paduan suara yang namanya sekarang sedang melejit, Philipina Madrigal Singer. Prestasinya European Grand Prix for Choral Singing tahun 1997 dan 2007. Satu-satunya paduan suara di dunia yang bisa menjuarai dua kali. Mengikuti diskusi yang ada mailing list paduan suara, Philipina memang sedang meroket namanya di dunia paduan suara. Paduan suara asal negeri ini banyak mengikuti kejuaraan paduan suara tingkat dunia.

Hal apa yang menarik disini? Orang philipina memiliki hobi paduan suara. Mereka punya jam-jam latihan yang ketat dan disiplin. Tidak harus berlatih di gedung yang berpendingin udara, mereka tetap setia mempelajari partitur yang diberikan. Untuk Indonesia, saya bisa mengumpamakannya seperti Manado. Manado sekarang juga sedang meljitnya paduan suara. Kompetisi paduan suara yang cukup sering memacu mereka untuk terus senantiasa berlatih dan mengembangkan paduan suara baru.

Sebagai mantan anggota paduan suara, saya sangat kehilangan momen-momen seperti berlatih, belajar vokal, membaca notasi, ketawaketawa, gladi resik, dan jam-jam dimana saya harus komitmen untuk berlatih bersama suara bass. Pengalaman suatu kali pada masa advent tahun lalu, dimana saya menonton gladi resik sebuah paduan suara di Medan. Hati saya terharu manakala ketika break, sang pelatih memberikan waktu untuk beristirahat sejenak. Para anggota paduan suara mengeluarkan tupperware atau botol aqua berisikan minuman. Lalu meminumnya. Suatu pemandangan yang tidak biasa bagi saya. Saat itu saya melihat, mereka memberikan bukan hanya suara, tapi hatinya. Mereka ada disana pasti dengan kesungguhan, saya tidak melihat ada snack yang disediakan panitia. Mereka dengan botol air minum dan setumpuk partitur. Bagi orang yang ingin "menghargai" paduan suara, saran saya, tontonlah sesi latihannya. Anda akan melihat performansi yang istimewa dibanding di atas panggung. Percayalah.
Helvry Sinaga
salju menghampar
kuhirup aroma gunung memenuhi paru-paru
mataku tidak dapat bercerita
kuteriakkan
luaaaaaaaar biaaaaaaaasaaa
Helvry Sinaga

Tuhan...
aku minta satu tempat di langitMu..
untuk menggantungkan cita-citaku
masihkah ada Tuhan?

Helvry Sinaga
percayalah..Jadi pengusaha ayam pada masa puasa dan lebaran sangat menguntungkan, karena orang akan banyak membeli:
1. telur ayam bisa bikin telur dadar
2. telur ayam untuk buat kue-kue
3. daging ayam buat opor

Mauu???
Helvry Sinaga
cabe mahal. Bukan hanya cabe, tapi barang-barang kebutuhan pokok lainnya. Pengalaman pribadi melakukan pembelanjaan di Pasar Senen dan Pasar Kramat Jati menunjukkan selain cabe, bawang putih dan bawang merah juga naik menggila. Denger-denger, bawang putih yang dikonsumsi di dalam negeri bersumber dari Thailand. Kalau begitu, kita masih bergantung dengan negara tetangga.

Faktor cuaca dan buruknya transportasi ikut memperparah keadaan ini. Bisa dibayangkan jika di Pulau Jawa saja sudah mengeluh akan kenaikan ini, bagaimana dengan Pulau di luar Jawa sana yang masih listriiknya saja tidak stabil. Permintaan rakyat sebenarnya sederhana, stabilkan harga saja jika pemerintah tidak mampu menyediakan lapangan kerja. Bukan barang baru toh? tapi kenapa kalau pemilu, kebanyakan orang mempromosikan dirinya "pembawa aspirasi rakyat" aspirasi yang mana kita nggak tahu.

hmmm..kalau begini, aku hanya bisa bilang, "trimakasih Tuhan, saya masih bisa mengunyah pedasnya cabe"
Helvry Sinaga
hampir selama enam minggu aku melewati jalan ini setiap pagi. Keadaan pagi dengan keadaan malam sangat berbeda. Perhatikanlah, barisan kendaraan ini menunjukkan betapa parahnya kemacetan ini. Jangan tanya kalau ada hujan...jam 10 jam 11 baru di rumah.hoooo.....kapan habisnya macet ini??
Helvry Sinaga
harus diakui, ruang kita sangat sedikit menyisakan raung publik. Ruang dimana segala kreativitas keluar dengan alami dan lancar.
saat-saat seperti ini aku merindukan sawah yang ada di belakang rumahku
Helvry Sinaga
wuuuuuw...lompat jauuuhhhhhhhhhhhhh. terbaaaanggg
Helvry Sinaga
Great. Apakah logo J.CO terinspirasi dari Burung Merak ya

Gambar Merak Hijau (Pavo muticus muticus)

Helvry Sinaga
bebek bebek lucu. Teringat masa SMP, ketika dipercayakan memelihara anak bebek. Dulu harganya seekor seribu perak. Kami memeliharanya sampai besar. Dari sepuluh anak bebek, yang bertahan hingga besar dan bisa bertelur nggak nyampe setengahnya.
Sekarang kandangnya sudah kosong. Tidak ada yang memelihara bebek lagi. Tidak ada acara ambil telur bebek yang putih besar lagi tiap pagi. Ah..masa sudah berputar jauh...
Helvry Sinaga





Memanglah. Pertumbuhan kendaraan bermotor yang menggila di Jakarta adalah indikator betapa buruknya transportasi di Jakarta. Peningkatan mutu transportasi publik sudah tidak dapat ditawar-tawar lagi. Kereta api. Busway, bis umum, Mass Rapid Trail. Apapun itu. angka-angka di atas tidaklah sekedar angka biasa. Suatu saat diprediksi Jakarta akan tenggelam oleh lautan kendaraan.

Masihkah relevan membeli kendaraan? Jika BBM subsidi dicabut, saya rasa akan ada sedikit perubahan pola konsumsi. Orang-orang akan lebih baik menumpang bis umum, daripada mobil pribadi. Pajak kendaraan yang tinggi tidak membuat orang orang mengurungkan niatnya untuk menahan membali mobil. Ahh..pusing ah...sepertinya solusi gampangnya dipindahkan saja ibukota ini ke Kalimantan sana.


Helvry Sinaga
Susahnya cari tempat makan/nongkrong yang waras di jakarta ini. Tentunya dengan harga yang bersahabat dengan kantong.
Lokasi: Cafe Deli, Menteng, Jakarta Pusat.
Helvry Sinaga
aih..pengen maen sepedaan lagih..